Institut Media Digital Emtek
Baca tips dan berita seputar perkuliahan untuk mendukung persiapan kuliahmu
IMDE Meriahkan Edufa...
02 Apr 2026
Jakarta-Institut Media Digital Emtek (IMDE) turut memeriahkan dan mendukung kesuksesan Edufair 2025 yang diselenggarakan oleh Jakarta Multicultural School (JMS), Sabtu (23/08/2025).IMDE tidak hanya hadir dengan booth informasi yang interaktif, tetapi juga berperan sebagai media partner resmi untuk mendukung jalannya acara ini.Acara yang dihadiri Wali Kota Tangerang Selatan, Bapak Benyamin Davnie ini, sukses menarik ratusan peserta yang terdiri dari siswa SMA, mahasiswa, orang tua, dan guru. Booth-booth yang tersedia dipenuhi oleh puluhan universitas dan institusi pendidikan ternama, baik lokal maupun internasional, yang membuka wawasan baru seputar pendidikan global.“Saya sangat bersyukur atas suksesnya JMS EDUFAIR 2025. Antusiasme luar biasa dari peserta dan kehadiran puluhan universitas benar-benar memberi warna dan membuka banyak wawasan baru. Kami juga merasa terhormat karena Bapak Wali Kota turut hadir dan memberikan dukungannya langsung,” ujar Mr. Rocky, Student Affair Coordinator dan Ketua Pelaksana acara.Yang membuat acara ini semakin berkesan adalah rangkaian program yang relevan dan gratis untuk umum, seperti career talk, sesi tips & tricks tes IELTS, sharing pengalaman dari awardee LPDP, hingga IELTS Reading Prediction Test. Program-program ini dirancang untuk memberikan tidak hanya informasi, tetapi juga insight praktis bagi para peserta untuk melanjutkan pendidikan.Bukti KomitmenWali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, dalam sambutannya mengatakan, acara ini sangat penting, sekaligus menjadi bukti nyata komitmen kita bersama dalam memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak bangsa untuk meraih pendidikan terbaik.“Edufair ini bukan hanya ajang informasi, tetapi juga wujud kesepahaman dan kolaborasi semua pihak demi masa depan generasi muda Indonesia,”katanya.Dengan adanya kegiatan Edufair ini, terjalin sinergi yang kuat antara sekolah, perguruan tinggi, orang tua, dan pemerintah dalam mencetak generasi penerus bangsa yang kompetitif, kreatif, dan adaptif menghadapi perkembangan zaman. Melihat respon positif dari seluruh peserta, kerja keras panitia dan seluruh pihak yang terlibat pun terbayar lunas.Sebagai institusi yang fokus pada bidang digital dan media, IMDE memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan program studi unggulannya, seperti Produksi Media, Produksi Entertainmen, Bisnis Digital, dan Konten Kreatif kepada generasi muda yang siap menghadapi tantangan era digital. (sur)https://www.sinarharapan.net/imde-meriahkan-edufair-jakarta-multicultural-school-2025/23 August 2025
Baca Selengkapnya
Rektor IMDE, Totok A...
02 Apr 2026
Jakarta- Rektor Institut Media Digital EMTEK (IMDE), Totok Amin Soefijanto, Ed.D mengatakan, konten yang dibuat berdasarkan data, fakta, dan peristiwa yang terjadi adalah suatu kebutuhan informasi bagi masyarakat banyak.“Selamat buat Idris sebagai ketua baru IBJ beserta jajaran pengurus baru. Suatu yang sangat baik buat mahasiswa memahami makna jurnalistik saat masih studi saat ini. Ada yang bilang ‘journalism is dead’. Pernyataan ini baru separuh benar, karena yang terjadi sejatinya hanyalah pergeseran saluran (channel) atau media,” ujar Totok tertulis ketika memberikan sambutan pada acara serah terima unit kegiatan mahasiswa jurnalistik IMDE yang kini diketuai Idris Muhammad Rasyid.Unit Kegiatan Mahasiswa jurnalistik IMDE yang semula bernama ATVI Journalism atau ABJ, sesuai perubahan nama institusi, berubah menjadi IMDE Broadcast Journalism (IBJ). Pemilihan ketua baru dilakukan secara hybrit, di Kampus IMDE, Sabtu (26/07/2025).Pada pemilihan itu ada 3 kandidat yang mencalonkan diri yaitu Hanna Kalila Putri, Idris Muhammad Rasyid, dan Fayyadh Fauzan. Ketiganya menyampaikan visi misi sebagai calon ketua. Usai penyampaian visi-misi dibuka forum tanya jawab dan setelah itu barulah dilakukan pemilihan ketua. Akhirnya, kandidat Idris Muhammad Rasyid terpilih sebagai Ketua IBJ masa bhakti 2025-2026.Lbih lanjut Rektor IMDE mengatakan, dari sisi konten dan proses pembuatan konten itu masih memiliki tuntutan etika yang sama: mengungkapkan kebenaran. Teman-teman mahasiswa IBJ yang sekarang aktif melakukan kerja jurnalistik adalah wajah masa depan ikhtiar mengungkapkan kebenaran.“Terus semangat, tetap bertekad bulat, untuk mewujudkan masyarakat yang melek informasi. Kelak, berkat kerja teman-teman mahasiswa IBJ akan membuat masyarakat kita tidak mudah terpukau hoaks, berita palsu, atau fitnah,” ujar Rektor, Totok Amin Soefijanto.Program yang MenarikDalam proses pemilihan ketua IBJ dan sekaligus peresmian logo baru IBJ, selaian dihadiri mahasiswa juga dosem pembimbing yakni Suradi dan Frisca Artinus. Keduanya mendukung program yang akan dilaksanakan ketua dan jajaran pengurus baru IBJ.Dalam sambutannya, Suradi menyambut baik visi dan misi ketua baru IBJ Idris yang akan dilaksanakan bersama pengurus lainya, termasuk dua kandidat yang tidak terpilih, masuk jajaran pengurus. Pengurus yang kompak dan punya perencanaan kegiatan yang rutin dan melibatkan banyak mahasiswa, termasuk di luar anggota IBJ, akan memperkuat soliditas dan pada akhirnya membantu mempromosikan aktifitas mahasiswa IMDE ke luar.“Perbanyak kegiatan rutin yang tidak menggangu ritme kuliah. Juga kordnasi dengan dosen-dosen IMDE untuk mematangkan program kegiatan, akan sangat berguna,” kata SuradiSementara dosem Frisca Artnus menambahkan, unit kegiatan mahasiswa di suatu kampus akan dipenuhi dan diminati mahasiswa apabila unit kegiatan itu emmiliki program yang rutin dan berhubungan dengan minat mahasiswa. Jadi, memang harus diperbanyak kegiatan yang melibatkan mahasiswa.“Bila kegiatan dan program IBJ berjalan baik dan rutin, pasti mahasiswa anggota IBJ akan rajin berkumpul dan terlibat, juga mahasiswa di luar UKM IBJ. Jangan sampai IBJ ditinggalkan anggota atau mahasiswa karena tidak ada program kegiatan yang kontinyu,” ujar Frisca.Dalam kesempatan ini, ketua ABJ yang mengakhiri masa tugasnya, Syintia Rymadani dalam sambutan serah terima jabatan mengatakan, selama masa kepengurusannya telah melewati banyak hal—dari program kerja yang penuh tantangan, konten-konten yang kita rintis bersama, hingga kerja tim yang luar biasa solid.“Saya bangga pernah berjalan bareng kalian semua. Jujur, rasanya campur aduk. Senang karena UKM ini terus tumbuh dan siap melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan, tapi juga agak haru karena ini menjadi salah satu langkah terakhir saya sebagai ketua. Hari ini, waktunya regenerasi. Kita telah memilih sosok baru yang akan memimpin, membawa UKM Jurnalis ke depannya dengan lebih maju,” kata CyntiaPada kesmepatan ini Cyntya menyampaikan terima kasih kepada dosen pembimbing, seluruh pengurus dan anggota yang selama ini sudah mendukung, membantu, dan menjadi bagian dari perjalanan kita bersama. Kalian luar biasa! (sur)https://www.sinarharapan.net/rektor-imde-totok-amin-soefijanto-ed-d-konten-yang-valid-dibutuhkan-untuk-tangkal-hoaks/28 Juli 2025
Baca Selengkapnya
IMDE–Tirtamarta BPK...
02 Apr 2026
Jakarta Institut Media Digital Emtek (IMDE) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Tirtamarta BPK Penabur untuk mendukung pengembangan keterampilan anak-anak di bidang entertainment dan content creation. Penandatanganan MoU dilakukan pada Sabtu 9 Agustus 2025.Kerja sama ini menjadi langkah nyata untuk memberi ruang ekspresi kreatif bagi siswa yang selama ini dikenal unggul dalam bidang akademik maupun non-akademik.Adapun, Tirtamarta BPK Penabur, sebagai sekolah dengan rekam jejak prestasi membanggakan, terus berinovasi menciptakan ekosistem pendidikan yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan pengembangan minat bakat siswa.Terbukti dari beragamnya prestasi mulai dari akademik seperti Juara 1 lomba debat di Universitas Indonesia yang diraih murid SMA, Juara 1 Lomba Catur tingkat kota depok, Juara 2 Lomba Jurnalistik FLS2N Jakarta Selatan dan juga prestasi non akademik seperti Juara 3 di Lomba Vocal Group Tingkat Provinsi DKI Jakarta, Juara 3 Lomba Pantomim FLS3N, Juara 3 International Youth Painting Invitational Exhibition yang diselenggarakan di China dan masih banyak lainnya.Prestasi yang diraih siswa mencakup Juara 1 Lomba Debat di Universitas Indonesia, Juara 1 Lomba Catur tingkat Kota Depok, Juara 2 Lomba Jurnalistik FLS2N Jakarta Selatan, serta prestasi non-akademik seperti Juara 3 Lomba Vocal Group Tingkat Provinsi DKI Jakarta, Juara 3 Lomba Pantomim FLS2N, dan Juara 3 International Youth Painting Invitational Exhibition di China."Anak-anak harus didukung minatnya, diarahkan, dan dibangun karakternya. Akademik penting, tapi pengembangan diri juga esensial," ujar Priskatila, Pengurus Sekolah Tirtamarta BPK Penabur, dalam keterangannya, Minggu (10/8/2025).Menjawab semangat tersebut, IMDE hadir dengan program HypeClass Entertainment dan Content Creator, sebuah program edukatif dan inspiratif yang membekali siswa keterampilan praktis dan karakter positif di dunia media digital."Dalam program ini, anak-anak akan dibekali skill, knowledge, sekaligus pembentukan karakter. Tidak hanya belajar akting atau menjadi content creator, tapi juga bagaimana menjadi figur publik yang bertanggung jawab, mampu mengelola karier dan keuangan," jelas Rewindinar, Wakil Rektor IMDE.Kolaborasi ini ditandai secara simbolis dengan penyerahan cendera mata dari IMDE kepada Tirtamarta BPK Penabur dalam acara Pembukaan Penerimaan Siswa Baru yang berlangsung di dua lokasi, Pondok Indah dan Cinere.Acara ini dihadiri lebih dari 200 orang tua dan siswa, serta diisi beragam penampilan seni dari peserta didik dan dosen-dosen Produksi Entertainment IMDE.IMDE Bisa Jadi PilihanProgram Studi S1 Produksi Entertainment di IMDE dapat menjadi pilihan bagi anak yang melanjutkan kuliah nanti jika ingin masuk dalam dunia artis. Selain itu, IMDE juga memiliki Prodi S1 Bisnis Digital, S1 Konten Kreatif, dan D4 Produksi Media.Tim IMDE juga melakukan eksplorasi kegiatan siswa di sekolah yang kerap dijuluki sebagai “sekolah artis” ini, seperti kegiatan gamelan, seni tari, memasak, dan pertunjukan musik.Semua menjadi bukti bahwa sekolah ini tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada potensi kreatif setiap anak. Bahkan kreativitas tersebut ditunjukan dalam panggung besar di awal tahun lalu dengan drama musikal “Genggam Tanganku” di mana murid-murid serta guru berhasil memukau para penonton di Teater Besar Taman Ismail Marzuki.Tak heran banyak seniman indonesia berbakat lahir dari Tirtamarta BPK Penabur, seperti Laura Basuki, Reza Rahadian, Once Mekel dan lainnya."Melalui acara ini, informasi yang diberikan sangat bermanfaat, terutama mengenai program-program sekolah. Selain memotivasi, performancenya juga sangat menghibur," kata salah satu orang tua yang hadir.Melalui sinergi antara dunia pendidikan dan industri kreatif seperti ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kaya akan kreativitas, siap menghadapi tantangan masa depan, dan membawa nilai-nilai positif dalam berkarya.https://www.liputan6.com/news/read/6128651/imdetirtamarta-bpk-penabur-berkolaborasi-cetak-generasi-cerdas-dan-kreatif?page=210 Agustus 2025
Baca Selengkapnya
Malam Apresiasi Prog...
02 Apr 2026
Jakarta-Generasi muda bertalenta global memiliki potensi besar menjadi pemimpin. Singapura sudah memulainya dengan mengirim anak mudanya ke mancanegara secara sistematis melalui program Global Ready Talent yang dikelola oleh lembaga pemerintahnya bernama Enterprise Singapore, sebuah lembaga di bawah Kementerian Perdagangan & Industri Singapura.”Kehadiran anak muda Singapura ini memberi imbas yang sangat positif buat kampus kami,” ujar Rektor IMDE (Institut Media Digital Emtek), Totok Amin Soefijanto, Rabu (06/08/2025)Sesuai namanya, program ini memang membekali mahasiswa yang penjadi peserta untuk merasakan sendiri situasi di luar Singapura. Enterprise Singapore beroperasi sebagai lembaga untuk mendukung pertumbuhan sektor usaha Singapura, membantu perusahaan lokal berinovasi, berekspansi ke luar negeri, dan mengembangkan kapabilitas mereka.“Global di sini maksudnya negara tetangga, dan negara tetangga terbesar Singapura adalah Indonesia,” kata Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Mr. Kwok Fook Seng, Rabu (06/08/2025. Dubes Kwok Fook Seng memberikan sambutan di acara Malam Apresiasi program “Global Ready Talent” (GRT) yang sudah tuntas berjalan selama 12 minggu di Indonesia.Program GRT yang diselenggarakan oleh Enterprise Singapore ini mengirim sekitar 30 mahasiswa dari enam perguruan tinggi Singapura ke Indonesia. Enam perguruan tinggi tersebut semuanya berstatus otonom, yaitu National University of Singapore (NUS), Nanyang Technological University (NTU), Singapore Management University (SMU), Singapore University of Technology and Design (SUTD), Singapore Institute of Technology (SIT), and Singapore University of Social Sciences (SUSS).Status Otonomi yang diberikan kepada universitas tersebut memungkinkan mereka memiliki fleksibilitas lebih besar dalam pengembangan kurikulum dan penelitian. Dua perguruan tinggi Indonesia yang menjadi tuan rumah atau host program GTR kali ini adalah IPB University sebagai PTN-BH dan IMDE sebagai PTS. Mahasiswa asal Singapura yang bergabung di program ini menjalankan berbagai kegiatan, antara lain magang di Perusahaan yang ada di Jakarta dan sekitarnya, melakukan workshop di Lembaga atau Perusahaan di luar tempat mereka magang, mengunjungi Lokasi-lokasi wisata di pulau Jawa, dan menjalani kehidupan layaknya anak muda Indonesia.“Keterlibatan IMDE dalam program ini untuk belajar cara Singapura menyiapkan anak mudanya dalam percaturan global,” kata Rektor lulusan Amerika iniSelain IMDE, ada tiga perusahaan dari Emtek Group yang berperan aktif, yaitu Emtek Tbk, EMC Hospital, dan Superbank. Semangat yang mendasari peran serta Emtek dalam program Global Ready Talent adalah meningkatkan Kerjasama antara Indonesia dan Singapura, serta belajar dari program ini kelak dapat dikembangkan di tanah air dengan dukungan dari pemerintah Indonesia.Kunjungan ke Kampus IMDEMahasiswa peserta GRT sempat berkunjung ke kampus IMDE, sekaligus tur ke studio-studio milik Emtek di Emtek City, termasuk ke Studio 5 yang saat ini menjadi ajang pentas Dangdut Academy 7 (DA-7) pada 4 Juli 2025. Para mahasiswa Singapura yang belum pernah keluar dari negaranya itupun terkesan sekali dengan paparan IMDE mengenai AI (kecerdasan artifisial) dan kampusnya yang berada di dalam industri entertainmen Indonesia terdepan saat ini.“Kalau kalian hanya ke Jakarta dan Bali, itu belum Indonesia,” ujar Dubes Kwok. Dia menyarankan lebih banyak anak muda Singapura untuk berkunjung ke Indonesia, karena magnitude ekonomi Indonesia yang besar di ASEAN dan tingginya dinamika sosial dan politiknya yang seringkali berubah, sehingga sangat unpredictable. Para mahasiswa peserta GRT setuju dan menambahkan bahwa budaya dan bahasa yang beragam di Indonesia, termasuk kulinernya, membuka mata mereka tentang kompleksitas negara bhineka seperti Indonesia.Selama setegah hari dari siang hingga sore mereka mendapat penjelasan tentang hubungan IMDE dan holding besar Emtek, sistem perkuliahan di IMDE, dan melakukan tour ke beberapa studio yang dimiliki stasiun Indosiar. Dua dosen Prodi Entertaint -Ressa Rizky Mutiara dan Suyadi-juga ikut mempersembahkan performance art di hadapan mahasiswa.Vice President (VP) Group HR di EMTEK (Elang Mahkota Teknologi), Pieter Andrian ketika itu menjelaskan ekosistem bisnis holding Emtek yang sangat beragam mulai dari bidang media, film, entertaint, transportasi udara, kesehatan, perbankan, dan lain-lain, termasuk bidang pendidikan, slaah satunya kampus IMDE.Pieter Andrian yang juga dosen di IMDE ini mengatakan, kolaborasi antara group Emtek dengan IMDE telah berjalan lama dan sinergis, salah satunya bagaimana mahasiswa IMDE sejak awal sudah diperkenalkan dunia nyata dari industri televisi dan mahasiswa pun menggunakan ruang dan alat yang ada di stasiun TV Indosiar untuk mendukung proses perkuliahan. Begitu juga lini bisnis lainnya, bekerjasama untuk semua program studi yang ada di IMDE.Sementara itu Pimpinan tertinggi IMDE menyambut gembira kedatangan mahasiswa Singapura ini sehingga bisa saling belajar bagaimana proses perkulihan di IMDE dan juga di Singapura. Tapi karena di belakang ruang pertemuan ada rekaman akademi dangdut, Rektor menyebutkan bahwa musik dangdut merupakan genre musik yang paling banyak penggemarnya di Indonesia.Totok menjelaskan presentasi dengan judul ‘Algoritma Perubahan’. Presentasi diawali dengan sebuah cerita, yang melibatkan kasus Amelia dan masalah yang terjadi akibat penggunaan algoritma AI. Cerita ini mencakup adanya gejolak ekonomi krisis dan upaya ‘squeeze’ yang dirasakan di Singapura dan Indonesia. Pesan utama dari cerita tersebut adalah tentang bagaimana teknologi AI dapat membantu, tetapi juga dapat menyebabkan hilangnya uang.Selain itu dia menyinggung tentang pengalamannya menggunakan AI Gemini, yang memberikan peluang luar biasa. Contoh spesifik adalah saat AI Gemini memberikan ‘waktu yang indah’ kepada pembicara. (sur)https://www.sinarharapan.net/malam-apresiasi-program-global-ready-talent-imde-raih-penghargaan/7 Agustus 2025
Baca Selengkapnya