Kolaborasi DOSS CUP dengan Ventura IMDE Sebagai Penyedia Siaran Live Streaming Utama

02 April 2026 • Oleh Institut Media Digital Emtek

SHNet, Jakarta-Institusi Media Digital Emtek-IMDE telah membangun kerja sama dengan DOSS CUP 2024 untuk menghadirkan pengalaman baru dalam penyiaran langsung turnamen basket komunitas. Melalui kolaborasi ini, IMDE mendukung DOSS CUP dengan menyiarkan pertandingan secara live di YouTube, memberikan kesempatan bagi para penonton di seluruh Indonesia untuk menikmati aksi pertandingan basket, dengan standar produksi yang setara dengan liga profesional, IMDE memastikan setiap momen penting dalam pertandingan tertangkap dengan sempurna, mulai dari close-up pemain hingga sudut pandang menarik yang membawa suasana lapangan ke layar penonton.

Malvin selaku Ketua Panitia DOSS CUP 2024, sangat mengapresiasi dukungan dan kerjasama IMDE. Baginya turnamen ini berhasil menghadirkan pengalaman live streaming yang bahkan mendekati kualitas liga profesional seperti IBL. Dengan tayangan langsung di YouTube membuat penonton dapat menikmati pertandingan dengan kualitas visual yang jarang ditemui dalam level turnamen basket komunitas sehingga membuat DOSS CUP 2024 ini seperti sekelas dengan event-event reguler berstandar tinggi.

“Cara kerja tim IMDE sangat profesional. Mereka mengoperasikan peralatan dengan baik dan dapat menyesuaikan setiap angle dengan tepat. Kolaborasi ini benar-benar membantu kami memperkenalkan DOSS CUP ke khalayak yang lebih luas dan menunjukkan kualitas siaran yang jarang ditemui di turnamen komunitas,” ujarnya.

Ia berharap agar IMDE terus menjadi pilihan utama untuk mendukung siaran langsung di berbagai acara olahraga, khususnya basket.

Turnamen Basket untuk Semua Usia dan Komunitas

DOSS CUP 2024 sendiri diadakan mulai 26 Oktober hingga 10 November. Acara ini terbuka untuk berbagai kategori usia, mulai dari U20, U30, U40 hingga Veteran U50 dan U55 yang mana khusus untuk pemain non-profesional. Turnamen ini berhasil menarik 64 tim dari berbagai komunitas basket dengan pertandingan yang digelar setiap hari. Pada akhir pekan, 22 tim bertanding dalam 11 game, sementara pada hari biasa, terdapat 5-7 game dengan 10-12 tim bertanding. Pertandingan sendiri berlokasi di GOR Lokasari Kec. Taman Sari, Jakarta Barat.

Pengalaman Baru Bagi Pemain dan Penonton

Para pemain dan suporter merasakan perbedaan dengan adanya siaran langsung yang dikelola secara profesional oleh IMDE. Salah satu peserta turnamen dari kategori Veteran, Herman Josis Mokalu memberikan tanggapannya bahwa jika dibandingkan dengan turnamen sebelumnya yang hanya menggunakan 1 kamera, sekarang dengan adanya kerjasama antara IMDE dengan DOSS CUP, fasilitas kamera menjadi lebih banyak dan lebih dinamis mengambil momen dari berbagai angle.

“Ketika misalnya saya baru bikin point, kamera nya pasti akan close-up ke saya. Jadi crew IMDE tampak sudah paham betul kapan mengambil angle dari jauh dan dekat sehingga sudah sepertinya menjawab matanya para penonton bola basket saat live streaming, siapa yang bikin point barusan selama pertandingan,” ujarnya. Dengan siaran langsung ini, suporter yang tidak bisa hadir tetap dapat mendukung timnya dari manapun melalui gadgetnya, menjadikan DOSS CUP tahun ini sebagai ajang yang lebih inklusif dan interaktif.

Pengalaman bagi mahasiswa IMDE

Kru IMDE di DOSS CUP 2024 sendiri seluruhnya merupakan mahasiswa IMDE semester 6 jurusan D3 Komunikasi Massa. Devi Permatasari adalah salah satu diantara mereka yang bertugas sebagai camera person yang ditempatkan di posisi kamera 2. Namun, uniknya dalam menyiapkan live streaming ini, semua anggota kru melakukan rotasi tugas yang mana bertujuan untuk dapat berlatih di berbagai posisi.

Selain Devi, ada rekan-rekannya yang menangani peran penting seperti pengarah kamera (PD), Video Switcher, dan Operator Siaran Langsung (OBS). Mereka semua juga dibagi dalam beberapa posisi: cam 1, cam 2, cam 3, serta cam 4 yang khusus untuk menangkap momen-momen tertentu atau sudut individual (ISO). Tugas mereka sendiri mencakup merekam momen penting seperti aksi pemain, detik-detik mencetak skor, dan berbagai highlight pertandingan lainnya.

Pengalaman ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa IMDE, karena mereka mendapatkan kesempatan berharga untuk mengasah keterampilan secara teknis. Devi berpendapat bahwa “Proyek seperti DOSS CUP ini, tidak hanya memperkaya pengalaman di CV tetapi sebagai mahasiswa akhir pun aku bisa memanfaatkan waktu luang untuk tetap aktif mengasah skill,” ujarnya.

Pernyataan dari Kepala Unit Kemahasiswaan, Alumni dan Ventura IMDE

Hans Utama selaku Kepala Unit Kemahasiswaan, Alumni dan Ventura IMDE sekaligus dosen IMDE, menjelaskan bahwa proyek kolaborasi dengan DOSS CUP berada di bawah lini Ventura IMDE yang merupakan sebuah unit bisnis yang dibentuk untuk memanfaatkan kompetensi di IMDE melalui kerja sama dengan berbagai lembaga mulai dari lembaga milik swasta maupun pemerintah.

 

“Ventura IMDE ini tidak hanya berfungsi untuk kegiatan bisnis tetapi juga sebagai wadah bagi mahasiswa kami untuk berlatih dalam proyek-proyeknproduksi media, seperti live streamingmulti-camera production, hingga pembuatan company profile,” ujarnya, menekankan bahwa seluruh proses produksi dilakukan oleh mahasiswa aktif dengan bimbingan dosen praktisi.

Selain sebagai wadah bisnis, Ventura IMDE juga menjadi ajang promosi bagi IMDE dan menjadi media pembelajaran praktis yang melibatkan mahasiswa terlibat langsung dalam proyek nyata. “Dengan pengalaman ini, mahasiswa IMDE tidak hanya belajar teori di kelas tetapi benar-benar merasakan langsung pengalaman di lapangan sehingga saat lulus nanti mereka siap menghadapi dunia industri dan pekerjaan,” ujarnya. Ia juga mengungkapkan bahwa di bawah lini Ventura IMDE sendiri, telah terlibat dalam berbagai proyek, termasuk DART Turnamen yang ditayangkan di Champion TV serta produksi konser amal Vina Panduwinata bersama Addie MS Orkestra, yang semua prosesnya melibatkan mahasiswa aktif dengan pengawasan dari dosen IMDE. (sur)


Kolaborasi DOSS CUP dengan Ventura IMDE Sebagai Penyedia Siaran Live Streaming Utama - sinarharapan.net


5 November 2024

Artikel Lainya

Baca tips dan berita seputar perkuliahan untuk mendukung persiapan kuliahmu

article
IMDE Gandeng EMC Hea...
02 Apr 2026
Jakarta - Institut Media Digital Emtek (IMDE) secara resmi memperkuat fasilitas layanan mahasiswanya dengan meresmikan Unit Kesehatan Kampus baru yang bekerja sama dengan EMC Healthcare, jaringan rumah sakit terkemuka tanah air yang tercatat di bursa dengan kode saham SAME.Peresmian yang dilakukan pada Rabu (04/2026), merupakan bagian dari komitmen IMDE dalam menciptakan ekosistem belajar yang holistik. Rektor IMDE Totok Amin Soefijanto menekankan bahwa kesehatan adalah fondasi utama bagi mahasiswa untuk mencapai prestasi akademik dan inovasi yang optimal."Kami menyadari bahwa produktivitas intelektual harus didukung oleh kebugaran fisik yang prima. Melalui kolaborasi dengan EMC Healthcare, kami membawa standar layanan kesehatan rumah sakit papan atas langsung ke dalam lingkungan kampus," ujarnya dalam sambutannya.Totok menambahkan, mengutip tokoh kedokteran Sir William Osler, bahwa fokus utama klinik ini adalah "merawat manusia secara utuh," bukan sekadar mengobati gejala. Sinergi ini diharapkan dapat mengurangi hambatan kesehatan yang sering dihadapi mahasiswa di tengah padatnya jadwal perkuliahan.Klinik ini akan menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan dasar, penanganan darurat pertama, serta program konsultasi kesehatan bagi seluruh civitas akademika. Dukungan dari EMC Healthcare (SAME) memastikan bahwa setiap tenaga medis dan protokol yang dijalankan di klinik ini memiliki standar kualitas yang telah diakui secara nasional dan publik.Sebelum seremoni peresmian, dua mahasiswa IMDE tampil menghibur hadirin yakni pembacaan puisi oleh berjudul ”Perantara” oleh Dafa, dan tarian kreasi ”Tari Kembang Siantar” oleh Sabrina yakni. Hadirin pun terpukau dan memberikan aplaus.Satu VisiSementara itu, CEO PT Kedoya Adyaraya (RS EMC Grha Kedoya), dr. Yuniwati mewakili Tim EMC dalam sambutannya mengatakan bahwa Rumah Sakit EMC Healthcare dan IMDE merupakan dua entitas yang berbeda secara fungsi, tetapi satu dalam visi yakni membangun manusia Indonesia yang sehat dan cerdas."Selama ini, kita mungkin telahbersinggungan dalam berabagai kolaborasi infrmal, kini, melalui moment ini kita resmikan ikatan itu dalam bentuk yang lebih konkret, lebih terasa manfaatnya,” ujar dr. Yuniwati.Lebih jauh dikatakan, sebagai sebuah rumah sakit yang memberikan pelayanan, EMC memahami bahwa akses terhadap kesehatan yang baik tidak boleh menjadi privilege, justru harus terbuka bagi setiap insan manusia.”Unit kesehatan kampus ini sederhana, tidak megah. Tetapi kami harap kehadirannya adalah jawaban atas kebutuhan dasar akan pelayanan ditingkat pertama bagi tenaga pendidik, mahasiswa, dan staf dari IMDE,” pungkas dr. Yuniwati.Hadir dari tim EMC Healthcare dalam acara peresmian klinik di lantai 3 Gedung Kampus IMDE selaian dr. Yuniwati adalah Medical Director EMC Healthcare dr. Meta, Hospital Director RS EMC Grha Kedoya dr. Hendry, Head Corporate EMC Healthcare Nia, Head of Medical RS EMC Grha Kedoya dr. Prisca, Head of Ancillary RS EMC Grha Kedoya dr. Virgin, Head of Medical RS EMC Tangerang dr. Edward, dan Corporate EMC Healthcare Fitri.Dari pihak IMDE, selaian Rektor hadir Wakil Rektor Bidag Akademik Dr. Ratih Damayanti, Wakil Rektor Bidang Non-Akademik Dr. Rhewindinar, para dosen, dan tenaga kependidikan. Sementara salah satu Duta Mahasiswa Bidang Bisnis Digital IMDE Keisya Shakila yang saat ini duduk di semester II berpendapat, adanya ruangan Unit Kesehatan Kampus merupakan hal yang bagus sekali.Jadi, bila ada mahasiswa ataupun dosen yang sakit, untuk sementara bisa meminum obat dan beristirahat di situ. ”Termasuk saya, sebelumnya saat saya sakit asam lambung, saya bingung mencari tempat untuk istirahat, kahirnya saya cari ruang kelas yang kosong,” katanya.Diketahui, Institusi Media dan Digital Ekonomi (IMDE) adalah lembaga pendidikan tinggi yang berfokus pada pengembangan talenta di bidang ekonomi kreatif, teknologi, dan media digital. Sementara EMC Healthcare (SAME) adalah jaringan rumah sakit swasta di Indonesia yang berkomitmen memberikan layanan kesehatan komprehensif.https://www.liputan6.com/citizen6/read/6291746/imde-gandeng-emc-healthcare-resmikan-klinik-kampus-tingkatkan-kesehatan-civitas-academica5 Maret 2026
Baca Selengkapnya
article
IMDE Gelar Pelatihan...
02 Apr 2026
Jakarta - Institut Media Digital Emtek (IMDE) sebagai institusi perguruan tinggi yang fokus pada media, digital, broadcasting, bisnis digital, dan entertaint punya perhatian serius untuk membukukan karyatulis para dosen dalam bidang-bidang tersebut. Dua buku terkait hal ini telah terbit dan menjadi bacaan publik yang menarik. Selanjutnya dalam tahun ini, IMDE berencana mengumpulkan karya para dosen dan tendik untuk dibukukan, namun dengan tema agak lain dan masih berhubungan dengan proses kreatif dan entertaint yakni fiksi, khususnya cerita pendek atau cerpen.Karena tidak mudah bagi dosen dan tendik untuk menulis cerpen, maka kampus memfasilitasi dengan memberikan pelatihan menulis cerpen dengan mengundang sastrawan-cerpenis terkemuka, Kurnia Effendi. Acara pelatihan ini dilaksanakan secara onsite dan live streaming di Tiktok dan kanal Youtube di kampus IMDE, Jakarta, Jumat (20/02/2026).Kurnia Effendi yang sudah malang-melintang di dunia sastra selama 40 tahun terakhir, mengaku senang dan menjadi tantangan tersendiri berbicara soal proses penulisan cerpen di hadapan para dosen dan tendik IMDE. Sebelum memberikan matero penulisan cerpen, sastrawan yang akrab disapa KEF ini bercerita tentang proses penulisan sejak kuliah di jurusan Desain Interior, Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB, serta perjalanan kreatifnya menulis, termasuk lahirnya fiksi “Pangeran dari Timur” lalu menjadi juri berbagai lomba penulisan, dan kegiatannya saat ini.Rektor IMDE, Totok Amin Soefijanto yangmembuka pelatihan ini mengatakan sebagai dosen dan pendidik, kita harus memiliki keseimbangan daya pikir otak kiri dan otak kanan. Apalagi buat dosen dan tendik di IMDE, harus bagus di angka, tapi juga jago dalam kreativitas. Pelatihan penulisan cerpen ini untuk menyiapkan dosen dan tendik IMDE mulai menulis fiksi yang merangsang imajinasi.“Kami semua akan menulis cerpen yang nantinya dijadikan buku karya civitas academica IMDE. Insya Allah, akan diluncurkan bareng buku kumpulan cerpen mahasiswa di Dies Natalis ke-28 nanti,” ucap Totok semangat.Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademis IMDE, Ratih Damayanti mengatakan, sebagai pendidik, kepekaan kepada diri sendiri, lingkungan sosial perlu diasah. Hal ini akan membuat kita bisa menjadi pendamping mahasiswa yg tidak hanya mendidik namun memahami apa yg sedang terjadi dan dirasakan.Salah satu bentuk kepekaan yang perlu dikembangkan adalah kemampuan merasakan kondisi dan keadaan diri sendiri dan orang lain dan mengejawantahkannya dalam sebuah tulisan fiksi seperti mini caption refleksi , puisi bahkan dapat menjadi ide sebuah cerpen.“Pengalaman menuliskan apa yang kita rasa, apa yang kita pikirkan atau menceritakan kembali sebuah kisah yang inspiratif adalah wujud storytelling yang tersusun dalam sebuah cerpen atau fiksi. Dari kepekaan itu maka lahirlah karya karya indah yg dapat dinikmati oleh banyak orang,” katanya.Lebih lanjut dikatakan Ratih, menulis cerpen bukan soal mencari tema besar, melainkan kepekaan membaca detail kecil kehidupan dan kejujuran pada suara hati penulis. Cerpen yang kuat lahir dari disiplin membaca, berani menciptakan daya tarik konflik dan kemampuan mengolah rasa menjadi cerita yg selesai dan meninggalkan kesan bagi pembaca.Opening dan EndingKurnia Effendi menekankan, untuk memikat pembaca, cerpen harus dibuka dengan paragraf yang menarik, mengundang rasa penasaran. Biasanya memanfaatkan konflik yang didukung kilas balik. Untuk mengakhiri cerpen agar berkesan, berikan ruang imajinasi bagi pembaca. Sedangkan pada bagian akhir, disarankan hindari keputusan atau kesimpulan dari pengarangnya. Hal ini berbeda dengan karya ilmiah yang memerlukan penjelasan yang rigit terkait uraian-uraian sebelumnya.Setelah pembukaan dan akhir cerita, Kurnia Effendi memberikan berbagai tips menulis cerpen yang baik dalam arti membetot perhatian pembaca hingga akhir. Karena itu sejumlah langkah diperlukan untuk menunaikan gagasan dalam bentuk tulisan cerpen. Yang pertama dan utama tentunya banyak membaca, melihat-mengamati, mendengar, diskusi dengan banyak kalangan, dan mulailah menuis dengan ide yang diperoleh itu. Sebagai alat bantu, lanjut Kurnia Effendi, gunakan premis sebagai tumpuan pengembangan cerita.“Sebelum gagasan lenyap, catat kata-kata kunci, akan lebih baik dengan membuat sinopsis atau kerangka karangan,” katanya. sambil menambahkan untuk menulis novel, sinopsis dan linimasa cerita “wajib” dibuat untuk menghindari anakronisme dan plot holeUnsur-Unsur CerpenBerbeda dengan karya ilmiah, selain tema/topik, menulis cerpen membutuhkan antara lain:- Plot dan alur- Tokoh/Karakter- Latar (waktu dan tempat)- Konflik dan dramatisasi- Teknik (POV, kilas balik, telling dan showing, gaya bahasa).Yang dimaksud plot adalah adegan atau bagian dari cerita yang berisi motif tokoh, latar, dan waktu. Dalam film atau drama kerap disebut sebagai scene plot. Alur adalah gerakanantar-plot yang membuat cerita mengalir: linier, maju dan mundur, zigzag, atau “paralel”.“Plot membeku tanpa alur, alur tak berfungsi tanpa plot,” ujar Kurnia Effendi.https://www.liputan6.com/citizen6/read/6283146/imde-gelar-pelatihan-menulis-cerpen-undang-sastrawan-kurnia-effendi21 Februari 2026
Baca Selengkapnya
Menu
Profil
Riwayat